Jurnal Penegakan Hukum Indonesia https://ojs.bdproject.id/index.php/jphi <p><strong>Journal Title : </strong>Jurnal Penegakan Hukum Indonesia</p> <p><strong>ISSN : </strong>2746-7406 (Online) - 2746-7406 (Print)</p> <p><strong>Publisher : </strong>Scholar Center, PT. BDProject</p> <p><strong>Editorial Office: </strong>Jl. Brigjen Hasan Basri Komp. Polsek Banjarmasin Utara Jalur 3 No.135, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia (70125)</p> <p><strong>Indexed: </strong><strong style="background-color: #ffffff;"><a style="background-color: #ffffff;" href="https://journals.indexcopernicus.com/search/details?id=67853">Index Copernicus International: World of Journals, </a></strong><strong style="background-color: #ffffff;"><a style="background-color: #ffffff;" href="http://garuda.ristekbrin.go.id/journal/view/20178">Garuda: Garba Rujukan Digital, </a></strong><strong style="background-color: #ffffff;"><a style="background-color: #ffffff;" href="https://publons.com/journal/853023/jurnal-penegakan-hukum-indonesia/">Publons, </a></strong><strong style="background-color: #ffffff;"><a style="background-color: #ffffff;" href="https://www.worldcat.org/libraries/267267?backfrom=libraryProfile&amp;searchTerm=Jurnal%20Penegakan%20Hukum%20Indonesia&amp;start=1&amp;count=10&amp;libTypeNum=0&amp;sortBy=rel">OCLC WorldCat, </a></strong><strong style="background-color: #ffffff;"><a style="background-color: #ffffff;" href="https://onesearch.id/Repositories/Repository?library_id=4214">Indonesia One Search (IOS), </a></strong><strong style="background-color: #ffffff;"><a style="background-color: #ffffff;" href="https://scholar.google.com/citations?user=fVRX1XsAAAAJ&amp;hl=id&amp;authuser=6">Google Scholar, </a></strong><a style="background-color: #ffffff;" href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2746-7406"><strong>ROAD: Directory of Open Access Scholarly Resources</strong></a></p> <p><strong>Jurnal Penegakan Hukum Indonesia (JPHI) (E-ISSN: 2746-7406)</strong> is a Double-Blind Review Scientific Journal first launched in 2020 by Scholar Center under the administration of PT. Borneo Development Project. <strong>JPHI</strong> publishes three times a year in February, June, and October provides open access publication to support the exchange of global knowledge. The submission shall follow the blind peer-reviewed policy which aims to publish new work of the highest caliber across the full range of legal scholarship. All papers submitted to this journal should be written either in English or Indonesian. Principally, the journal's editorial policy is to favor contributions that will be of interest to a wide cross-section of its readership - contributions that, if specialized, nevertheless serve to bring out matters of broader interest or importance within their specialization.</p> Scholar Center en-US Jurnal Penegakan Hukum Indonesia 2808-4896 <p>JPHI is licensed under a <a href="http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/">Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License</a></p> <p>Articles in JPHI are Open Access articles published under the Creative Commons CC BY-NC-SA License. <span style="font-weight: 400;">This license allows reusers to distribute, remix, adapt, and build upon the material in any medium or format for noncommercial purposes only, and only so long as attribution is given to the creator. If you remix, adapt, or build upon the material, you must license the modified material under identical terms. </span></p> Perlindungan Hukum Tenaga Kerja Lokal Pasca Regulasi Uu Ketenagakerjaan Studi Siyāsah Shar’iyyah https://ojs.bdproject.id/index.php/jphi/article/view/100 <p>Artikel ini bertujuan untuk menganalisa peran pemerintah dalam harmonisasi perlindungan hukum regulasi Undang-Undang No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan diregulasi menjadi Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja terkait terkait Upah Minumum diubah dan dihapus, ketentuan kontrak kerja sebelumnya dihapus, hak cuti wanita melahirkan diubah, ketentuan perjanjian pesangon diubah. Menurut perspektif teori perlindungan hukum Philupus M. Hadjo, prinisp-prinsip <em>Siyāsah Shar’iyyah </em>Muhammad Tahir Azhary, dan teori <em>maqāṣhid shariah </em>Imam Syatibi. Penelitian artikel ini menggunakan penelitian yuridis-normatif dengan metode pendekatan perundang-undangan <em>(Statute Approach).</em> Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Peran pemerintah dalam harmonisasi perlindungan hukum regulasi Undang-Undang No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan menjadi Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dirasa belum memberikan perlindungan bagi tenaga kerja secara maksimal. (2) Menurut prinsip-prinsip <em>Siyāsah Shar’iyyah </em>yang ditawarkan oleh Muhammad Tahir Azhary, peran pemerintah dalam harmonisasi Undang-undang cipta kerja belum sejalan untuk menegakkan keadilan, prinsip musyawarah, prinsip kesamaan, prinsip penegakkan hak asasi manusia, dan prinsip kesejahteraan. (3) Selain itu, penerapan 5 pilar <em>maqāṣhid shariah </em>Imam Syatibi belum sejalan seutuhnya dengan beberapa konsep <em>maqāṣhid shariah </em>seperti penyalahan terhadap perlindungan agama (<em>hifdh al-din</em>), jiwa (<em>hifdh al-nafs</em>), akal (<em>hifdh al-aql</em>), keturunan (<em>hifdh al-nasl</em>). Namun dianggap sudah sejalan dalam memelihara harta (<em>hifdh al-maal</em>), karena upah yang diberikan berdasarkan dalam perjanjian. Belum sejalannya beberapa konsep <em>maqāṣhid shariah </em>menyebabkan belum tercapainya kemaslahatan secara</p> Sarah Qosim Wasiatur Riskiyah M. Adi Saputra Ismail Pettanase Copyright (c) 2023 Sarah Qosim, Wasiatur Riskiyah, M. Adi Saputra, Ismail Pettanase https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2023-10-28 2023-10-28 4 3 1 23 10.51749/jphi.v4i2.100