Perlindungan Hukum Terhadap Hak-Hak Keperdataan Anak Dari Perkawinan Campuran Yang Tinggal Di Indonesia Berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 Tentang Kewarganegaraan

Authors

  • Nahdhah Nahdhah Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad AL Banjari Banjarmasin
  • Norisnaniah Norisnaniah Universitas Islam Kalimantan
  • Maria Ulfah

DOI:

https://doi.org/10.51749/jphi.v3i2.57

Keywords:

Perlindungan Hukum, Hak-Hak Keperdataan Anak dari Perkawinan Campuran, dan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 Tentang Kewarganegaraan

Abstract

There were many cases derived from transnational marriages. For an instance, many Indonesian international students have married their spouses from the country where they are studying. Transnational marriage is prone to future conflicts, especially regarding the status of the children. The civil rights of children from a transnational married couple living in Indonesia are regulated on Act No. 12/2006 on Citizenship (Citizenship Act). This research is pure legal research that is carried out by examining previous literature. From this study, it was found that the status of children born from transnational families according to the Citizenship Act is based on bloodlines following the father. If the father is a foreign citizen, the child will also be a foreign citizen. On contrary,  if the father is an Indonesian citizen, the legal status of the child is also as an Indonesian citizen, from here the role of the mother becomes neglected. Furthermore, Citizenship Act guarantees that the children have the right to determine or choose citizenship after the age of 18 years, the child is required to choose one nationality. Legal protection for children born from transnational marriages is the right to choose their nationality.

References

BUKU

Ahmad Rofiq, (2019), Hukum Perdata Islam di Indonesia, Jakarta: PT Raja Grafindo.

Amran Suadi, (2018), Aspek Perlindungan Anak Indonesia, Jakarta Timur: Prenadamedia Group.

Harahap, M. Yahya, (1999), Pembahasan Hukum Perkawinan Nasional, Jakarta: CV. Zahir Trading Co.

Hilman Hadikusuma, (1990), Hukum Perkawinan Indonesia, Bandung: Penerbit Mandar Maju.

R.Soetojo Prawirohamidjojo, (2009), Pluralisme Dalam Perundang-Undangan Perkawinan Di Indonesia Cetakan 3, Surabaya: Airlangga University Press.

Soehino, (2014), Hukum Tata Negara Sumber-sumber Hukum Tata Negara Indonesia, Yogyakarta: Liberty.

Sudarsono, (2010), Hukum Perkawinan Nasional, Jakarta: Rineka Cipta.

Suteki dan Galang Taufani, (2020), Metode Penelitian Hukum (Filsafat, Teori, dan Praktik), Depok: Rajawali.

Wibowo Reksopranoto, (2009), Hukum Perkawinan Nasional, Saksi Hukum Perdata, Fakultas Hukum Universitas Diponorogo.

UNDANG-UNDANG

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Undang-Undang Nomor 12 tahun 2006 tentang Kewarganegaraan.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1975 tentang pelaksanaan dari Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan.

JURNAL

Anugrah Gilang Priendina, (2014), Perlindungan Hukum Bagi Anak yang Lahir dari Perkawinan Campuran, Jurisprudence, Volume 4 Nomor 1.

Atika Sanra Dewi, Isdiayan Syafitri, (2022), Analisis Perkawina Campuran dan Akibat Hukumnya, JURIPOL, Volume 5 Nomor 1.

Glery Lazuardi, (2020), Status Kewarganegaraan Ganda dilihat dari Perspektif Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia, SIGn Jurnal Hukum, Volume 2 Nomor 1.

Laurensius Mamahit, (2013), Hak Dan Kewajiban Suami Isteri Akibat Perkawinan Campuran Ditinjau Dari Hukum Positif Indonesia, Jurnal Lex Privatum, Volume I Nomor 1.

Muhammad Fachari Said, (2018), Perlindungan Hukum Terhadap Anak dalam Perspektif Hak Asasi Manusia, Jurnal Cendekia Hukum, Volume 14 Nomor 1.

Nur Asia, Aminuddin Kasim, Muhammad Tavip, (2019), Status Kewarganegaraan Anak yang Lahir dari Perkawinan Beda Kewarganegaraan, Taduloko Master Journal, Volume 2 Issue 1.

Yunanci Putri Sugeha, (2014), Hak Anak Memperoleh Kewarganegaraan dari Perkawinan Campuran, Lex Et Societatis, Volume 2 Nomor 2.

Zulfadi Barus, (2013), Analisis Filosofis tentang Peta Konseptual Penelitian Hukum Normatif, Jurnal Dinamika Hukum, Volume 13 Nomor 2.

Downloads

Published

2022-07-08

How to Cite

Nahdhah, N., Norisnaniah, N., & Ulfah, M. (2022). Perlindungan Hukum Terhadap Hak-Hak Keperdataan Anak Dari Perkawinan Campuran Yang Tinggal Di Indonesia Berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 Tentang Kewarganegaraan. Jurnal Penegakan Hukum Indonesia, 3(2), 143-163. https://doi.org/10.51749/jphi.v3i2.57